Perjalanan Hidup

Penambang Emas Tradisional Ratatotok

1
Kata Penambang Liar hendaknya diganti dengan Penambang Tradisional

Penambang Emas Tradisional Ratatotok dengan Hasil Tambangnya

Pagi – pagi sekali seperti biasa para penambang emas naik ke daerah perbukitan Nona Hoa untuk mengadu peruntungan mereka menambang emas. Mulai berangkat membawa penumpang dan perbekalan dari desa Ratatotok Sulawesi Selatan masuk ke area pertambangan PT. Newmont Minahasa Raya terus menyusuri jalan menanjak menuju Nona Hoa. Beberapa hari kemudian turun kembali membawa karungan tanah yang mengandung emas menuju desa untuk diolah diambil emasnya.

(more…)

Telemarketing Pengganggu

0
Diganggu Telemarketing

Diganggu Telemarketing

Dalam sehari rata-rata saya tiga kali mengalami ‘kecele’ akibat telemarketing. Kecele setelah mengangkat panggilan telepon dan yang berbicara di ujung sana adalah seorang marketing (Seorang Marketing?). Marketing kartu kredit, biro perjalanan,asuransi,forex, dan hotel. Saya juga heran dari mana mereka tau ya nomer handphone saya. (more…)

Akhirnya Saya Punya iPad

1

Akhirnya saya bisa merasakan dan mempunyai iPad. iPad ini saya beli di bandar udara Changi Singapore sewaktu transit mau pulang ke Indonesia setelah melakukan perjalanan dinas ke negeri China.

iPad yang saya beli ini merupakan tipe iPad 64 GB WiFi 3G didapat dengan merogoh kocek sekitar 1380 dollar Sing atau sekitar 9,5 jutaan rupiah. Dibeli di sebuah toko yang saya lupa namanya dalam keadaan tergesa – gesa karena harus mengejar waktu boarding fligh ke Jakarta. (more…)

Lebaran Hari ketiga di Sari Ater – Macet di Jalan

0

Lebaran hari ketiga diisi dengan menginap di Hotel Sari Ater – Ciater Subang. Hotel Sari Ater terletak di kawasan kaki gunung Tangkuban Perahu. Keistimewaan utama dari hotel ini yaitu adanya kolam pemandian air panas alami  “Hot Spring Water”.   Khusus hari libur apa lagi momen lebaran hotel Sari Ater harus dipesan jauh – jauh hari.

Menuju Sari Ater di hari ketiga Lebaran penuh perjuangan karena kita akan menghadapi kemacetan luar biasa. Orang – orang di sekitar Bandung dan Subang menjadikan Lembang, Gunung Tangkuban Perahu, dan Ciater sebagai objek tujuan wisata utama selama liburan lebaran. Untuk mengantisipasi hal ini kita haru berangkat sepagi mungkin karena semakin siang akan semakin macet.

Macet Tanjakan Desa Cikole Lembang

Macet di Tanjakan Desa Cikole Lembang

Celakanya kami berangkat kesiangan. Berangkat dari Bandung pukul 09:00. Untuk antisipasi macet kami berangkat melalui Cihideung. Selama perjalanan melalui Cihideung lalu lintas lancar saja hanya perjalanan kurang nyaman karena jalan Cihideung kecil dan rusak. Kemacetan terasa ketika memasuki turunan dan tanjakan Desa Cikole Lembang. (more…)

Hari Kedua Lebaran

0
Ngopi Dulu di Kopi Lay

Ngopi Dulu di Kopi Lay PVJ

Hari kedua lebaran dihabiskan di Bandung. Keluar paling-paling hanya ke Mall PVJ.
Untung saja berangkat pagi-pagi sehingga masih kebagian parkir.

Begitu beres belanja singgah dulu di Kopi Lay menikmati secangkir kopi dan roti bakar sarikaya. Setelah puas belanja dan ngopi langsung pulang – seperti biasa mall ramai dengan pengunjung. Terlihat mobil banyak yang berputar – putar mencari parkiran.

Perjalanan pulang ke rumah melalui jalan Sarijadi dan macet sekali banyak banget kendaraan menuju arah Setiabudi dan Lembang.

Berfoto Keluarga di Hari Kedua Lebaran

Berfoto Keluarga di Hari Kedua Lebaran

Oiya sudah menjadi tradisi buat keluarga besar saya untuk berfoto di setiap lebaran. Biasanya kami berfoto di Jonas Foto tapi berdasarkan pengalaman yang sudah – sudah saat lebaran studio foto di Bandung penuh dengan orang – orang yang ingin berfoto keluarga. Tahun lalu kami sampai antri tiga jam menunggu giliran. Anak – anak kecil ketika itu sudah kecapean dan mengantuk sehingga hasil foto tidak maksimal. Tahun ini kami berfoto disekitar rumah saja. Ada yang menarik pada acara foto ini, photographer nya profesional dan impor dari Perancis..he..he..he..

Posted with WordPress for BlackBerry.

Go to Top

Switch to our mobile site